Sabtu, 11 Januari 2014

Tips Mengatasi Smartphone yang basah



Tentu Anda tidak ingin iPhone, Android, atau Windows Phone Anda yang berharga jutaan rupiah dan 
berisi data penting Anda terkena air; sayangnya ponsel Anda malah terkena tumpahan soda, cairan lezat yang dapat membuat ponsel Anda berkarat.

Tapi jangan khawatir, masih ada harapan untuk menyelamatkan smartphone Anda. Cepat, ikuti instruksi di bawah ini dan Anda mungkin masih bisa menyelamatkan ponsel Anda agar tidak mati perlahan dan kemudian mati total.

1.    Matikan ponsel Anda


Insting Anda mungkin meminta Anda untuk menguji apakah ponsel Anda masih berfungsi atau tidak, namun waktu yang begitu singkat bisa membuat perbedaan apakah ponselnya masih bisa diselamatkan atau tidak. Setelah ponselnya jatuh ke dalam toilet atau tempat berair, segera keluarkan dan matikan.

2.    Copot casingnya


Copot casingnya, keluarkan SD Card dan SIM Card-nya – semua yang bisa dikeluarkan agar bisa kering dengan sendirinya. Semakin banyak bagian ponselnya yang bisa terpapar udara, maka semakin baik.

3.    Sedot airnya

Hal ini dilakukan jika keadaannya sangat parah. Anda harus menyedot air yang masuk ke dalam ponsel Anda, kecuali jika Anda berada di dekat sebuah vacuum cleaner dengan pipa penghisap yang kecil. Ambil sebuah mangkuk kosong dan letakkan di samping Anda. Jika yang basah adalah iPhone, Anda harus fokus pada port earphone, earpiece, port microphone, dan area charger. Setiap kali Anda menyedot airnya, muntahkan ke dalam mangkuk tersebut agar tidak menelan zat kimia mekanik yang berbahaya.

4.    Diamkan sebentar
Rendam gadget basah Anda ke dalam semangkuk beras. Atau, atas rekomendasi Gizmodo’s Brent Rose,  semangkuk Rice Krispies. Atau mungkin ke dalam sebungkus kacang. Menggunakan alat pengerin atau zat kimia untuk mengeringkannya tidak akan berhasil. Jadi jangan gunakan pengering rambut dan diamkan ponsel Anda di dalam  beras selama 48 jam. Balikkan sesekali.

5.    Nyalakan kembali

Angkat gadget Anda dari mangkuk pengering dan periksa bodinya. Jika Anda melihat ada embun, keringkan dengan handuk. Gunakan pipe cleaner yang dibengkokkan untuk menyikat ujung port gadget Anda dan  membantu menyingkirkan kelembapan yang masih tersisa. Jika masih terlihat basah, simpan kembali ke dalam mangkuknya dan tunggu sehari lagi. Setelah benar-benar kering, nyalakan kembali dan lihatlah bagaimana ponselnya berfungsi. Bahkan jika hanya ada beberapa bagian yang masih berfungsi, Anda mungkin masih bisa memperbaikinya dengan biaya yang lebih murah dibandingkan membeli ponsel baru.

Aturan Dasar memakai Celana Jeans



 Memakai Jeans dan Mencocokan pakaian
Jeans merupakan salah satu must-have item di lemari seorang pria. Pria mana yang tidak memiliki jeans di lemarinya? Mulai dari jeans dengan potongan klasik, skinny, straight, sampai jeans dengan gaya rebel yang penuh sobekan.

Mencocokkan jeans dengan baju terkadang bukanlah hal yang mudah. Kita tidak boleh sembarangan memilih pasangan yang tepat untuk jeans Anda. Paduan antara atasan, pemilihan warna, bagaimana cara memakainya, semua itu memiliki aturannya sendiri.
Dan yang paling terpenting, event apa yang sedang Anda datangi? Kasual atau formal? Berikut ini adalah tips-tips untuk memaksimalkan penampilan Anda dengan jeans.


1). Dengan T-shirt.
Masukkan ke dalam jeans? Tidak. Pastikan bagian bawah T-shirt Anda tidak jatuh di bawah puncak saku jeans Anda. Cara pakai terbaik: Slim tetapi tidak ketat, seperti kemeja. Jangan ragu untuk melipat bagian mata kakinya. Warna terbaik: Ketika Anda ada di suasana kasual, warna terbaik adalah biru muda atau biru medium, atau mungkin variasi warna putih dan abu-abu.
 
2). Dengan Polo Shirt.
 Masukkan ke dalam jeans? Tidak. Tidak seperti T-shirt, polo shirt memiliki jenis bahan yang akan menyesuaikan dengan jeans Anda di sekeliling garis pinggang. Bagian lengannya juga akan membuat lengan Anda tampak berisi. Cara pakai terbaik:Jeans dengan kaki yang lurus. Karena baju Anda lebih pas dengan tubuh Anda, jeans Anda juga harus demikian. Warna terbaik: Jeans berwarna gelap untuk polo shirt berwarna cerah, putih, atau warna-warna pastel, dan jeans berwarna terang untuk polo yang berwarna gelap.

3). Dengan Kemeja Kasual
 Masukkan ke dalam jeans? Hampir selalu. Beberapa kemeja kasual dipotong pendek supaya tidak perlu dimasukkan ke dalam jeans Anda. Tapi beberapa kemeja harus dimasukkan juga (tergantung mood penampilan). Cara pakai terbaik: Jika Anda tidak menggunakan apa-apa di atas kemeja itu, gunakanlah jeans dengan kaki lurus; jika Anda melapisi kemeja Anda dengan sweater atau jaket, santai saja memilih jenis jeans. Warna terbaik: Untuk keadaan yang cukup santai, pilihlah warna antara biru medium dan warna biru tua.
  
4). Dengan Formal Shirt
 Masukkan ke dalam jeans? Ya, dan pastikan Anda menggunakan ikat pinggang. Cara pakai terbaik: Kasual dan santai. Tidak perlu yang terlalu kecil atau skinny. Warna terbaik: Ini adalah saat terbaik untuk mengganti jeans biru Anda dengan warna coklat, khaki, abu-abu, atau bahkan merah.

 5). Dengan Blazer Kasual
 Masukkan ke dalam jeans? Tentu saja! Dan karena Anda akan menggunakan jeans berwarna gelap, ringankanlah dengan blazer berwarna kontras, misalnya putih. Cara pakai terbaik: Anda memasuki wilayah penuh gaya, di mana Anda membutuhkan jenis pakaian yang lebih pas dengan potongan tubuh Anda. Lipatlah bagian bawah jeans Anda. Warna terbaik: Semakin gelap warna jeans yang Anda gunakan, semakin variatif paduan yang dapat Anda kenakan.



Sumber :http://id.berita.yahoo.com/aturan-dasar-memakai-jeans-000000243.html